Pages

TUGAS KELOMPOK : 1 EB 13

Jumat, 30 Maret 2012 1 komentar

SEJARAH PEREKONOMIAN INDONESIA DAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI

ABSTRAK

Sistem perekonomian di setiap negara berbeda-beda, dikarenakan setiap negara memiliki tujuan dan cara tersendiri untuk meningkatkan kesejahteraan negaranya masing-masing. Demikian juga dengan Negara Indonesia, RI menganut 4 sistem perekonomian, yaitu :

1.  Sistem Ekonomi Tradisional
               Sistem perekonomian yang masih terikat dengan adat istiadat setempat. kegiatan ini hanya berlaku bagi penghuni di suatu daerah saja.  

  2.  Sistem Ekonomi Kapitalis
               Sistem perekonomian yang memberikan kebebasan pada masyarakat untuk memilih dan membuat usaha sesuai dengan keinginan, keahlian dan kemampuannya.
  3.  Sistem Ekonomi Sosialis
Sistem perekonomian yang seluruh aktivitas perekonomiannya direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat.
       4.  Sistem Ekonomi Campuran
               Sistem ekonomi campuran dari sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi sosial.

Setelah kita mengetahui sistem perekonomian tersebut, kesimpulan yang kami dapat setelah membuat artikel ini adalah:
"Bahwa sistem yang sangat cocok untuk negara demokrasi seperti Indonesia ini adalah Sistem Ekonomi Campuran".




Sumber  :  Google

mengapa??
  •         Sistem tradisional sudah pasti tidak bisa berlaku di era globalisasi saat ini. Kita sebagai negara berkembang harus terbuka terhadap inovasi dan teknologi dari negara asing.
  •         Sistem Kapitalis yang hanya bertujuan mencari laba rentan menimbulkan tindakan kriminal dan persaingan yang tidak sehat sehingga kesenjangan sosial antara kaum kaya dan kaum miskin semakin besar.

  •  Sistem Sosialis menurut saya sebenarnya bisa menjadi sistem perekonomian yang ideal di Indonesia kini. Namun jika pemerintahan yang tidak jujur seperti sekarang ini sangat rentan menimbulkan korupsi dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

  •     Sistem perekonomian campuran sangat ideal bagi negara demokrasi ini karena selain diberi kebebasan dalam menciptakan usaha, pemerintah juga mengeluarkan peraturan yang membatasi kegiatan produksi. sebagai contoh, larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain.

Perekonomian Indonesia juga masih dihadapkan pada sejumlah tantangan utama yang terdiri dari derasnya aliran masuk modal asing, besarnya ekses likuiditas perbankan, inflasi yang meningkat, serta sejumlah permasalahan di sector perbankan dan berbagai kendala di sector riil. Berbagai tantangan tersebut menyebabkan Bank Indonesia menghadapi trilema yaitu, menjaga stabilitas harga, stabilitas nilai tukar, dan stabilitas system keuangan. Oleh karena itu, mengandalkan satu instrument kebijakan saja tidak cukup sehingga diperlukan suatu bauran kebijakan yaitu bauran kebijakan untuk stabilitas internal maupun bauran kebijakan untuk stabilitas eksternal. Bauran kebijakan untuk stabilitas internal ditujukan untuk stabulitas harga dan pengelolaaan permintaan domestic, sedangkan bauran instrument untuk stabilitas eksternal ditujukan untuk pengelolaan aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar.


Semoga penduduk Indonesia dapat meningkatkan kinerja dalam membantu meningkatkan Kondisi Ekonomi di Indonesia. Dengan membaiknya kondisi perekonomian kita, dapat dipastikan segala permasalahan dapat dengan mudah kita atasi. Makin banyak penduduk Indonesia yang berwirausaha, makin banyak juga lapangan pekerjaan yang tersedia bagi orang – orang yang masih menganggur. Usaha skala kecil di Indonesia adalah merupakan subyek diskusi dan menjadi perhatian pemerintah karena perusahaan kecil tersebut  menyebar dimana-mana, dan dapat memberi kesempatan kerja yang potensial. Para ahli ekonomi sudah lama menyadari bahwa sector industry kecil sebagai salah satu karakteristik keberhasilan dan pertumbuhan ekonomi.


Sumber  :  Hasil Diskusi Kelompok

Anggota   :   1. Aji Darmawan
                     2. Mohammad Zakaria
                     3. Sebastian
                     4. Yoga De'aria Nugroho

SISTEM PEREKONOMIAN #

Minggu, 04 Maret 2012 0 komentar

Pengertian Sistem Ekonomi 

  • Dumairy (1996)
                Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia  dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
  • Sheridan (1998)
                Sistem ekonomi adalah cara manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan atau memberikan kepuasan pribadinya.
  • Sanusi (2000)
                Sistem ekonomi merupakan suatu organisasi yang terdiri atas sejumlah lembaga yang saling mempengaruhi satu dengan lainnya yang ditujukan ke arah pemecahan masalah produksi-konsumsi yang merupakan problema dasar setiap perekonomian

Elemen penting sistem ekonomi
v  Tujuh elemen penting dari sistem ekonomi:
1.  Lembaga/pranata ekonomi
2.  Sumber daya ekonomi
3.  Faktor produksi
4.  Lingkungan ekonomi
5.  Organisasi dan manajemen
6.  Motivasi dan perilaku pengambilan keputusan atau pemain dalam sistem itu
7.  Proses pengambilan keputusan 

Faktor-faktor yang mempengaruhi  sistem ekonomi 

v  Sanusi (2000)
§  Sumber-sumber sejarah, kultur/tradisi, cita-cita, keinginan dan sikap masyarakat
§  SDA, termasuk iklim
§  Filsafat yang dimiliki dan yang  dibela oleh sebagian besar masyarakat
§  Teorisasi yang dilakukan oleh masyarakat pada masa lalu atau sekarang, mengenai bagaimana cara mencapai cita-cita/keinginan serta tujuan/sasaran yang dipilih
§  Uji coba yang dilakukan oleh masyarakat dalam usaha mencari alat-alat ekonomi
v  Lemhanas (1989)
§  Falsafah/ideologi
§  Akumulasi ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat
§  Nilai moral dan adat kebiasaan masyarakat
§  Karakteristik demografi
§  Nilai estetika, norma serta kebudayaan masyarakat
§  Sistem hukum nasional
§  Sistem politik
§  Subsistem sosial, termasuk pengalaman sejarah masa lalu serta uji coba yang dilakukan masyarakat dalam mewujudkan tujuan ekonomi 

Perbedaan  antar sistem ekonomi satu  dengan lainnya terlihat dari ciri-cirinya:
    1. Kebebasan konsumen dalam memilih barang atau jasa yang dibutuhkan
    2. Kebebasan masyarakat memilih lapangan kerja
    3. Pengaturan pemilihan/pemakaian alat produksi
    4. Pemilihan usaha yang dimanifestasikan dalam tanggung jawab manajer
    5. Pengaturan atas keuntungan usaha yang diperoleh
    6. Pengaturan motivasi usaha
    7. Pembentukan harga barang konsumsi&produksi
    8. Penentuan pertumbuhan ekonomi
    9. Pengendalian stabilitas ekonomi
    10. Pengambilan keputusan
    11. Pelaksanaan pemerataan kesejahteraan

Sistem Ekonomi

1. Sistem Ekonomi Kapitalis
Search by : Google
v  Sistem ekonomi di mana kekayaan yang produktif terutama dimiliki secara pribadi dan diproduksi terutama dilakukan untuk dijual
v  Tujuan kepemilikan secara pribadi è memperoleh laba yang besar
v  Ciri sistem kapitalis:
  •       Hak milik pribadi
  •       Kebebasan berusaha dan memilih
Kebebasan berusaha : kegiatan produksi dapat dengan bebas dilakukan oleh siapa saja
                                     yang mempunyai inisiatif
                        Kebebasan memilih   : kebebasan konsumen, produsen, pekerja, termasuk kebebasan  
                                                             membuat perjanjian
    • Motif kepentingan diri sendiri
    • Persaingan bebas -> laissez faire
    • Harga ditentukan oleh mekanisme pasar -> the invisible hand
    • Peranan pemerintah terbatas
    2. Sistem Ekonomi Sosialis 
    Search by : Google
    • Sistem ekonomi dimana pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat
    • Bila pasar dibiarkan bebas, akan terjadi distorsi -> pemerintah harus aktif dalam perekonomian
    • Bukan sistem yang tidak memandang penting peranan kapital!
    • Sistem ekonomi Sosialis:
      • Sistem ekonomi komando
      • Sistem ekonomi sosialis demokrat
    v                         V Sistem ekonomi komando
      • Seluruh unit ekonomi (produsen, konsumen, pekerja) tidak diperkenankan mengambil keputusan sendiri yang menyimpang dari komando otoritas tertinggi (partai)
      • Partai menentukan secara rinci arah yang harus dicapai dan yang harus dilaksanakan  oleh setiap unit ekonomi dalam pengadaan, baik barang untuk sosial (social goods) maupun untuk pribadi (private goods)
      • Contoh: Uni Soviet, Negara-negara komunis eropa timur,  Kuba, Korea Utara

    v  Sistem ekonomi sosialis demokrat
    §  Kekuasaan otoritas tertinggi tidak sebesar pada sistem komando
    §  Kombinasi antara kebebasan individu dengan kemerataan sosial
    Ada kebebasan individu seperti dalam ekonomi kapitalis.
    Tetapi terdapat peranan pemerintah dalam mengatur kebebasan individu tersebut.
    -          Kebebasan individu
    Produsen bebas memilih jenis dan berapa banyak produksi yang akan dibuat, konsumen bebas memilih barang yang akan dibeli, pekerja bebas menentukan jenis pekerjaan yang diminati
    -          Peranan pemerintah
    Misal ketentuan mengenai upah minimum dan penetapan harga minimum/maksimum, kebijakan perlindungan usaha, konsumen dan pekerja
      • Contoh: banyak negara di Eropa Barat (terutama Jerman)
                Kriteria sistem ekonomi sosialisme demokrat:
        1. Kebebasan individu dan kebijaksanaan perlindungan usaha
            Persaingan antara perusahaan kecil maupun menengah harus dikembangkan
        2. Prinsip-prinsip kemerataan sosial menjadi tekad warga masyarakat
        3. Kebijaksanaan siklus bisnis dan kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi
        4. Kebijaksanaan pertumbuhan menciptakan kerangka hukum dan prasarana (sosial) yang terkait dengan pembangunan ekonomi.
        5. Kebijaksanaan struktural
        6. Konformitas pasar dan persaingan
    Perbedaan antara sistem ekonomi demokrat dengan sistem ekonomi kapitalis -> aspek sosial
      • Peningkatan standar hidup kelompok pendapatan terendah
      • Perlindungan terhadap semua warga masyarakat dari kesulitan hidup serta masalah sosial akibat resiko kesulitan hidup
      • Pembagian pendapatan yang adil dengan cara memberi perhatian terhadap:
              Tingkat dan pertumbuhan upah
              Sistem Perpajakan
              Stabilitas Harga
              Persamaan peluang (bekerja dan berusaha) bagi semua msayarakat
              Adanya asuransi sosial minimal : asuransi pengangguran, hari tua, kesehatan dan kecelakaan
    3. Sistem Ekonomi Campuran 

    Search by : Google



















    v  Sistem yang mengandung beberapa elemen dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis
    v  Kekuasaan serta kebebasan berjalan secara bersamaan walau dalam kadar yang berbeda-beda
     § 
    Sistem ekonomi campuran mendekati sistem kapitalis
                        -> kadar kebebasan relatif besar
        § 
    Sistem ekonomi campuran mendekati sistem ekonomi sosialis
                        -> Peran kekuasaan pemerintah relatif besar

    v  Peran campur tangan pemerintah:
    §  Mengendalikan kehidupan/pertumbuhan ekonomi
    §  Mencegah konsentrasi yang terlalu besar di satu kelompok
    §  Stabilitasi perekonomian
    §  Mengatur tata tertib
    §  Membantu golongan ekonomi lemah

    Sistem Ekonomi Indonesia

    Pendekatan Sejarah
    • Sejak merdeka – 1959    :  kapitalis
    • 1959 – 1965                   : sosialisme ala Indonesia
    • 1966 – 1997 / 98            : selama ORBA kapitalis dan sosialis
    • 1998 – sekarang              : sistem ekonomi campuran dengan persaingan
                                                terkendali condong ke kapitalis atau liberalis. 

    Sistem ekonomi campuran
                    Disesuaikan dengan UUD 1945 dan Pancasila
    v  Tiga asas penting yang membentuk sistem ekonomi Indonesia:
    §  Kemanusiaan
    §  Persaudaraan
    §  Gotong Royong
    v  Ketentuan dasar konstitusional mengenai kehidupan ekonomi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 tercantum dalam Pasal 27, 33 dan 34 UUD 1945
    v  Perbedaan antara sistem ekonomi kapitalisme, sosialisme dan sistem ekonomi Indonesia è Keadilan Sosial
    §  Prinsip pembagian pendapatan yang adil (dibarengi pertumbuhan ekonomi)
    §  Prinsip demokrasi ekonomi
             Menentang sistem individualisme liberal (kapitalisme ekstrem) dan sistem komando (sosialisme ekstrem)

    Tugas pokok sistem ekonomi :
    1. Menentukan apa yang akan diproduksi
    2. Menentukan bagaimana barang dan jasa diproduksi
    3. Menentukan bagaimana agar hasil diproduksi bisa didistribusikan.
    4. Menentukan masalah sekarang dan yang akan datang mengenai penggunaan sumber-sumber yang ada untuk pertumbuhan ekonomi dan pembagian pendapatan nasional yang adil dan merata.
    5 kriteria yang perlu diamati dalam menilai suatu sistem ekonomi
    1. Dapatkah menghasilkan standar hidup yang lebih meningkat secara cepat dan pertumbuhan ekonomi yang stabil
    2. Kemerdekaan ekonomi bagi masing-masing individu
    3. Mewujudkan keamanan dan perlindungan ekonomi
    4. Mampukah memproduksi, konsumsi, distribusi barang dan jasa yang diinginkan konsumen
    5. Distribusi pendapatan nasional yang adil dan merata   

    Visitors

     
    Zakaria Al-Faeyza © 2011 | Designed by Bingo Cash, in collaboration with Modern Warfare 3, VPS Hosting and Compare Web Hosting